jump to navigation

WC Umum November 17, 2008

Posted by cafestudi061 in Umum.
trackback

Kalau kita berjalan menunju suatu tempat dan singgah di sebuah rumah makan atau fasilitas umum lainnya seperti pam bensin, tak tertahan kita langsung menuju wc umum hendak membuang air kecil atau mungkin terdesak untuk melepaskan kotoran air besar. Alamak…!!! Tak tahan dan sangat kotor, bau busuk, menyengat sekali seperti nama dari apa yang hendak kita buang. Bahkan di kota-kota manapun  di seluruh negeri Indonesia tercinta, pasti pemandangan yang seperti saya utarakan diatas anda alami.

Banyak cerita dan tempat di luar negeri, meskipun saya belum pernah keluar negeri selain melalui internet saja. Di sana kita bisa baca dan lihat dan dapat kita dengar dari rekan-rekan kita yang pernah ke Singapura, Malaysia, Thailand, Filipina, mereka bisa menjadi saksi hidup ketika mereka atau anda yang masuk ke WC Umum ( water closed ) alias toilet di sana merasa nyaman dan betah, sangat bersih walaupun ada satu dua yang tidak bersih. Tapi tetap jauh lebih baik dari wc umum di tempat umum  dari tempat-tempat umum seperti stasiun kereta api, stasiun bus, rumah makan atau restoran, wc-wc umum di tempat tersebut banyak yang jorok dan kumuh lingkungannya. Bahkan jangan-jangan wc umum atau toilet yang ada di lapangan terbang ( air port ) – sebagai gerbang International yang ada di negeri tercinta inipun – kalah dengan semua tempat wc umum yang ada di tempat umum negeri jiran tersebut di atas.

Mengapa ini bisa terjadi? Saya melihatnya dari segi ketidakpedulian dari masing-masing kita, sebagai pengguna wc umum tersebut. Terutama pemilik dari tempat yang menyediakan fasilitas wc umum ini tidak memperhatikan kelayakan dan standard minimal dari sebuah wc umum/toilet. Di antara dari fasilitas yang sangat vital adalah, air bersih yang terus menerus tetap tersedia dan berfungsi dengan baik, ada timba dan keran-keran saluran air, minimal ada 2 buah keran yang siap mengalirkan air bersih. Yang lainnya adalah adanya pegawai yang ditempatkan yang harus memiliki rasa tangung jawab dan mencintai pekerjaannya tidak merasa jijik dan malas membersihkan semua kotoran yang mampir di wc umum tersebut. Dan lebih penting lagi gaji atau upah mereka jangan hanya cukup untuk minum segelas kopi atau teh manis saja. Coba mereka diberi gaji/upah sama dengan pegawai kantoran dan difasilitasi lengkap sebagaimana layaknya seorang pegawai tetap di PNS ( Pegawai Negeri Sipil ). Saya yakin, pasti pekerja pembersih wc umum akan bangga jika dia bekerja sebagai cleaning service wc umum atau toilet umum.

Atau untuk lebih meyakinkan diri kita masing-masing marilah kita sampaikan kepada pemilik tempat-tempat yang menyediakan wc umum supaya menyediakan wc umum yang layak dan patut dipakai sebagai wc atau toilet seperti di rumah tangga yang standard, seperti di kemukakan di atas. Atau pemilik menyediakan kotak saran dan lembaran survei atau penelitian interen tempat wc umum itu. Begitu juga, saya anjurkan kepada instansi pemerintah atau swasta yang bergerak di bisnis untuk umum dan departement kesehatan agar melakukan survei dan penelitian ke tempat-tempat faslitas umum, di mana ada wc umumnya dan juga ke tempat-tempat umum negeri jiran sebagai studi banding. Mengapa wc umum di negeri tersebut bersih dan terpelihara. Atau melakukan kiat-kiat khusus seperti yang pernah dilakukan oleh pemerintah Jepang. Mereka memperlombakan, meneliti dan menilai serta memberi penghargaan/apresiasi kepada setiap hotel, tempat-tempat umum yang memiliki wc umum atau toilet umum yang terbersih dan terbaik diberi piagam / hadiah dan biaya pemeliharan dan meningkatkan supaya lebih baik lagi. Dengan demikian dapat memacu setiap instansi pemerintah atau swasta untuk menyediakan fasilitasi seperti wc umum atau toilet dilingkungan mereka terawat bersih dan nyaman digunakan.

Kiranya cara-cara dan usaha mereka untuk mensosialisasikan dapat ditiru oleh siapa saja yang menyediakan fasilitas wc umum, dan juga dapat memberikan sanksi, jika perlu sampai pencabutan ijin usaha.  Ini adalah salah satu kemungkinan yang dapat ditempuh oleh pemerintah, maupun badan yang berwenang untuk itu.

Akhirnya, kemanapun anda bepergian dan harus mampir sebentar untuk membuang air kecil atau air besar sekalipun, biasakanlah melakukannya sama seperti anda perbuat di rumah anda sendiri, menyiram segingga cukup bersih. Mudah-mudahan wc umum atau toilet di tempat-tempat umum dapat terpelihara jadi bersih dan layak untuk tempat kita membuang hajat.

Semoga saja hal yang sangat pribadi untuk setiap kita di wc umum/toilet mendapat perhatian dari semua secara pribadi.

 

Cafestudi061

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: