jump to navigation

Peralatan Kerja Seorang Videografer Oktober 9, 2008

Posted by cafestudi061 in Videografer.
trackback

 

 

Untuk menjadi seorang videografer, jelas membutuhkan peralatan kerja dalam menghasilkan suatu karya cineas yang dapat dinikmati oleh orang banyak. Selain sebuah handycam (sudah tentu yang berformat digital), diperlukan juga seperangkat PC dan beberapa peripheral yang menunjang. Berikut ini ada beberapa kebutuhan yang diperlukan untuk membuat karya yang bisa dinikmati banyak orang:

  1.      Satu unit Personal Computer (PC) dengan prosesor dan matherboard generasi Pentium 4 lebih baik yang terbaru, yakni Core 2 duo. Kalau dana lebih sebaiknya digunakan yang sudah bereknologi Hyper Threading karena akan mempercepat kerja.
  2.      Kartu capture video yang mampu menghasilkan capture dengan resolusi cukup tinggi. Kartu ini diperlukan apabila di PC tersebut belum dilengkapi colokan untuk mentransfer hasil shooting anda atau hasil rekaman anda masih berformat analog. Diusahakan pilih kartu dengan pilihan input lengkap dan up to date, misalnya memiliki input USB, Firewire, atau bahkan input RCA untuk analog.
  3.      Harddisk yang memiliki kecepatan putar tinggi, untuk system operasi diperlukan perangkat lunak penyunting video, serta harddisk lain dengan spesifikasi di bawahnya untuk menyimpan hasil capture maupun hasil olahan video. Untuk olehan video intensif, gunakan SCSI. Untuk keperluan pengolahan video standar, gunakan harddisk Serial ATA. Sedangkan untuk pemakaian yang tidak rutin gunakan harddisk berkecepatan putar 7200 RPM. Untuk harddisk standara dapat anda gunakan yang berkecepatan 5400RPM. Kapasitas harddisk dengan volume diatas 80 Gigabite, dianjurkan 120 GB atau lebih besar.
  4.      Kartu suara yang memadai dan juga lengkap dengan Loudspeaker aktifnya
  5.      Kartu grafis
  6.      CD-ROM dan CD-RW/DVD/RW.
  7.      Memori (RAM) minimal 2 GB atau lebih besar.

Yang tidak kalah pentingnya adalah software pengolah video. Penting untuk tidak terpaku pada satu jenis software. Adope Premiere saja, misalnya anda juga perlu mengenal fasilitas yang ditawarkan oleh Ulead Video Studio, sekarang sudah ada yang edisi 11 Plus, Pinnacle Studio, MGI Video Wave, dan semacamnya.

Mengapa ? Karena tidan semua software mampu menjawab kebutuhan kita untuk mengolah dan membuat video suntingan sesuai dengan yang kita mau. Kendala itu seringkali dijumpai, sehingga mau tidak mau kita musti melirik ke aplikasi lain.

Tentu saja, anda tetap harus berpegang kokoh pada satu jenis software pengolah video sebagai aplikasi utama yang akan anda gunakan menggarap keseluruhan hasil kerja anda.

Selain aplikasi pengolah video, bila anda menginginkan sentuhan karya anda makin menarik, tak ada salahnya aplikasinya dengan software pengolah dan penyunting audio, sehingga anda dengan mudah bisa mengolah, menyisipkan, menambahkan file audio di dalam storyboard.

Kalau sudah begitu, lengkaplah karya anda menjadi satu kesatuan utuh. Selamat berkreasi dan menciptakan karya sineas yang mudah-mudahan dapat diikutsertakan dalam festival atau pada program-program perlombaan film singkat (short film), maupun dokumenter. Saat ini sudah cukup banyak seven-evennya.

 

cafestudi061

 

 

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: